<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Intimate Tissue Majakani</title>
	<atom:link href="http://www.intimatetissuemajakani.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.intimatetissuemajakani.com</link>
	<description>Jual Wish Intimate Tissue Majakani Boyke &#38; Co</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 Mar 2013 05:15:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5</generator>
		<item>
		<title>Jenis Keputihan</title>
		<link>http://www.intimatetissuemajakani.com/jenis-keputihan/</link>
		<comments>http://www.intimatetissuemajakani.com/jenis-keputihan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Mar 2013 05:15:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Intimate Tissue Majakani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[cara mencegah keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[flour albus atau keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[gejala keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[kanker mulut rahm]]></category>
		<category><![CDATA[keputihan adalah]]></category>
		<category><![CDATA[keputihan normal]]></category>
		<category><![CDATA[keputihan normal dan tidak normal]]></category>
		<category><![CDATA[keputihan tidak normal]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab masalah keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[resiko penyakit keputihan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.intimatetissuemajakani.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Tidak sedikit jenis jamur yang merugikan kesehatan manusia. Contohnya berbagai jenis jamur penyebab keputihan yang serig menyerang kaum wanita. Sama halnya dengan infeksi yang disebabkan  bakteri keputihan akibat infeksi jamur perlu diwaspadai. Selain bisa mnimbulkan ketidakpercayaan diri, keputihan (leucorrhea atau flour albus) juga bisa menjadi pertanda adanya suatu penyakit atau pemicu gangguan kesehatan. Banyak wanita [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak sedikit jenis jamur yang merugikan kesehatan manusia. Contohnya berbagai jenis jamur penyebab keputihan yang serig menyerang kaum wanita. Sama halnya dengan infeksi yang disebabkan  bakteri keputihan akibat infeksi jamur perlu diwaspadai. Selain bisa mnimbulkan ketidakpercayaan diri, <a href="http://www.keputihan.net/" target="_blank">keputihan (leucorrhea atau flour albus)</a> juga bisa menjadi pertanda adanya suatu penyakit atau pemicu gangguan kesehatan. Banyak wanita yang menganggap enteng <a href="http://www.intimatetissuemajakani.com/" target="_blank">masalah keputihan</a>. Jika keputihan tersebut hanya berifat fisiologis (normal atauu nonpatologis) memang tidak berbahaya. Namun jika bersifat patologis (infeksi) harus segera diobati karena lama kelamaan akan menyebabkan kemandulan. Infeksi ada yang dapat merembet ke rongga rahim, kemudian ke saluran telurm sampai ke inung telur, dan akhirnya ke dalam rongga panggul. Tidak hanya itu, keputihan akibat infeksi jamur atau bakteri dapat menjadi pertanda adanya <a href="http://kankermulutrahim.com/" target="_blank">kanker mulut rahim</a>. <strong>Masalah ini juga terbagi menjadi beberapa jenis keputihan.</strong></p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Ada beberapa jenis keputihan dengan penyebabnya:</span></p>
<ol>
<li>Vaginosis bakterialis<br />
VB adalah suatu gangguan pada flora saluran vagina yang menyebabkan keluarnya secret (leukorea) berbau, putih abu-abu dan encer dan hanya diderita kaum perempuan dan mirip sekali dengan tanda keputihan. Penyebab VB adalah faktor-faktor yang mengubah lingkungan asam normal divagina menjadi keadaan basa yang mendorong pertumbuhan berlebihan dari bakteri. Faktor-faktor tersebut antara lain karena darah haid, semen (cairan dari alat kelamin laki-laki, pencuci vagina (douching), pemkaian antibiotic, infeksi menular karena berhubungan seksual, perubahan hormone saat hamil dan menopause, juga bisa dari tindakan-tindakan medis yang tidak steril.<br />
Gejalanya adalah keputihan yang berbau, encer, putih sampai abu-abu dan sering disertai rasa gatal atau terasa terbakar. Penyakit ini sering kambuh.  Terapi medis atau umum dengan antibiotic oral (diminum) dank rim vagina.</li>
<li>Kandidiasis<br />
Sampai  75% perempuan dapat mengalami paling tidak satu kali kandidiasis seumur hidup mereka, dan 40-45% akan mengalami infeksi berulang. Faktor predisposisi pada perempuan adalah kehamilan, haid, diabetes melitus, pemakaian kontrasepsi dann terapi antibiotic. Baju dalam yang ketat dan sintetik diperkirakan berperan dalam kekambuhan penyakit. Pada sebagian perempuan, reaksi alergi pada produk-produk, mialnya pencuci vagina, semprotan deodorant, dan kertas toilet berpewangi dan berawrna munkin ikut berperan.<br />
<em>Penyakit yang menekan imun atau kekebalan tubuh atau pemberian obat imunosperesif sangat meningkatkan resiko pertumbuhan berlebihan jenis keputihan  kandida.</em> Individu yang mengalami kandidiasis yang menetap dan membandel harus diperiksa untuk memungkinkan infeksi HIV.  Jamur jenis candida albicans merupakan penyebab utama flour albus ini. Gadis berperawakan super kurus atau super gemuk yang sering mengenakan celana panjang tebal dan ketat, mudah terserang infeksi jamur candida. Seperti diketahui, gadis kurus memiliki tingkat kekebalan renda, sedangkan orang hemuk memiliki kelembapan tinggi. Kedua keadaan ini sangat menguntungkan pertumbuhan jamur kandida.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.intimatetissuemajakani.com/jenis-keputihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masalah Keputihan</title>
		<link>http://www.intimatetissuemajakani.com/masalah-keputihan/</link>
		<comments>http://www.intimatetissuemajakani.com/masalah-keputihan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Mar 2013 04:53:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Intimate Tissue Majakani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[cara mencegah keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[flour albus atau keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[gejala keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[keputihan adalah]]></category>
		<category><![CDATA[keputihan normal]]></category>
		<category><![CDATA[keputihan normal dan tidak normal]]></category>
		<category><![CDATA[keputihan tidak normal]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab masalah keputihan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.intimatetissuemajakani.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Hampir semua wanita pernah mengalami masalah keputihan. Kebanyakan wanita Indonesia menganggap keputihan sebagai sesuatu yang lumrah yang terjadi pada wanita. Namun demikian, harus dilihat dulu kondisi keputihan tersebut bagaimana gejalanya dan apa  penyebabnya karena tidak semua keputihan merupakan hal yang normal.  Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina yang bukan darah. Mungkin leukorea merupakan gejala [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hampir semua wanita pernah mengalami masalah keputihan.</strong> Kebanyakan wanita Indonesia menganggap keputihan sebagai sesuatu yang lumrah yang terjadi pada wanita. Namun demikian, harus dilihat dulu kondisi keputihan tersebut bagaimana gejalanya dan apa  penyebabnya karena tidak semua keputihan merupakan hal yang normal.  Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina yang bukan darah. Mungkin leukorea merupakan gejala yang paling sering dijumpai pada penderita karena mengotori celananya. Perlu diketahui bahwa pada masa dewasa vagina lebih tahan terhadap infeksi-infeksi, pda masa prapubertas dan setelah menopause vagina lebih sering peka terhadap infeksi. Flora vagina terdiri atas banyak jenis kuman, antara lain basil Dedorloin, streptokokus, stafilokokus, dofteroid, yang dalam keadaan normal hidup dalam simbiosis antara mereka. Bila simbiosisi ini terganggu , kuman-kuman akan berkembang biak,  timbullan vaginitis nonspesifik dan umumnya dapat disembuhan dengan antibiotika. Gejala yang penting adalah leukorea, teridir dari cairanyang kadang-kadang bercampur dengan lendir dan dapat menjadi mukorpurulen (warna keputihan).</p>
<p><em>Masalah keputihan ada dua jenis, yaitu normal dan tidak normal.</em> <a href="http://www.penyakitkeputihan.com/" target="_blank">Keputihan yang normal</a> dapat ditemukan pada waktu, sekitar haid, waktu sekitar ovulasu, peangsangan seksual, stress. <a href="http://www.penyebabkeputihan.com/" target="_blank">Penyebab masalah keputihan</a> yang tidak normal ialah infeksi. Disini cairan banyak mengandung leukosit dan warnanya agak kekuning-kuningan sampai hijau, seringkali lebih kental dan berbau. Radang pada alat kelamin luar dan dalam dapat menyebabkan leukorea abnormal. Selain itu, dapat pula ditemukan pada tumor jinak dan ganas. Dalam bahasa medis keputihan dikenal dengan nama Flour Albus  atau leukore.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Terjadinya masalah keputihan pada vagina wanita dewasa terdapat bakteri yang baik yang disebut dengan basil dedorloin.</span> Dalam keadaan normal jumlah basil ini cukup dominan dan membuat lingkungan vagina bersifat asam sehingga vagina mempunyai daya proteksi yang cukup kuat. Meski begitu vagina juga mengeluarkan sejumlah cairan yang berguna untuk melindungi diri dari infeksi. Kenyataannya hampir sebagian besar wanita tua maupun muda bahan anak-anak bsia mengalami keluhan keputihan.  Keputihan bagi wanita bisa dianggap sesuatu yang wajar namun busa juga menjadi sesuatu yang serius. Wajar atau normal bila keputihan itu bening, tidak berbau dan muncul saat masa ovulasi menjelang dan sesudah menstruasi. Selain itu, keputihan normal terjadi saat wanita mengalami rangan seks ahtauu birahi atau bisa juga karena stress, hamil, mengonsumsi obat hormonal atau pil KB dan bisa juga karena menderita penyakit diabetes meliitus.</p>
<p><a href="http://www.keputihan.net/" target="_blank">Tanda atau gejala masalah keputihan</a> yang serius :</p>
<ol>
<li>Keluar cairannya berlebihan sepert mestruasi</li>
<li>Cairannya kental dan berbau busuk.</li>
<li>Berwarna kuning hingga kehijauan</li>
<li>Menimbulkan rasa gatal sekitar vagina</li>
<li>Muncul rasa panas pada vagina.</li>
</ol>
<p>Agar masalah keputihan tidak menimbuljkan masalah yang lebih serius, sebaiknya berkonsultasi ke dokter ahli kandungan agar bisa diobati secara medis. Selain obat medis, keputihan bisa juga diobati dan dicegah secara alami dengan menggunakan herbal atau tanaman obat, seperti kunci peret, daun sirih, temu putih, kunyit, tmulawak, daun dewa, pegagan, dan mahkota dewa. Sebelum menentukan tanaman mana yang akan digunakan atauu mungkin dikombinasikan harus dipastikan dulu penyebabnya lalu berkonsultasi dengan  herbalus yang bisa dipercaya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.intimatetissuemajakani.com/masalah-keputihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mencegah Keputihan</title>
		<link>http://www.intimatetissuemajakani.com/cara-mencegah-keputihan/</link>
		<comments>http://www.intimatetissuemajakani.com/cara-mencegah-keputihan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Mar 2013 04:34:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Intimate Tissue Majakani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[cara mencegah keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[flour albus atau keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[keputihan adalah]]></category>
		<category><![CDATA[keputihan normal dan tidak normal]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab keputihan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.intimatetissuemajakani.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Vagina merupakan pintu masuknya sperma. Bila mengalami keputihan maka akan sulit terjadi [embuahan. Penyakit yang disebabkan cendawan Candida albicans ini ditandai munculnya cairn putih. Bila penyebabnya Trichomonas vaginalis-sejenis protozoa timbul bau busuk. Wanita pun bisa terkena gonore akibat seks yang jorok, tetapi umumnya bergejala ringan. Bahkan kadang-kadang gonore bisa menimbulkan keluhan. Hal itu karena wanita [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Vagina merupakan pintu masuknya sperma. Bila mengalami keputihan maka akan sulit terjadi [embuahan. Penyakit yang disebabkan cendawan Candida albicans ini ditandai munculnya cairn putih. Bila penyebabnya Trichomonas vaginalis-sejenis protozoa timbul bau busuk. Wanita pun bisa terkena gonore akibat seks yang jorok, tetapi umumnya bergejala ringan. Bahkan kadang-kadang gonore bisa menimbulkan keluhan. Hal itu karena wanita merupakan pemawa (carrier) gocokokus, penyebab gonore, dan menjadi sumber epnularan. Bila tidak segera diobati akan menjalar dan menumbat leher rahim dan saluran telur (salvingitis). Penyakit ini dapat berakibat kemandulan. Selain menimbulkan bau busuk, keputihan juga sering menyebabkan vagina terlalu becej dan enggan bersenggama. Pada kahirnya hubungan seks tidak berjalan harmonis. <strong>Cara mencegah keputihan bisa dilakukan dengan cara alami.</strong></p>
<p>Selain keputihan, vagina yang tidak bersih juga dapat menyebabkan cairan terlalu asam. Padahal, idealnya cairan vagina memiliki pH 6. Cairan terlalu asam dapat membunuh sel sperma yang masuk sehingga pembuahan tidak terjadi. <span style="text-decoration: underline;">Cara mencegah keputihan wanita  bisa dilakukan dengan beberapa tips dibawah ini ;</span></p>
<ol>
<li>Basah vagina secara hati-hati setelah buang air kecil, buang air besar dan ketika mandi, menggunakan air bersih dan sabun yang lembut.</li>
<li>Basuhlah vagina dari arah depan ke belakang agar bakteri yang ada disekitar anus tidak terbawa masuk ke dalam vagina. Setelah itu keringkan dengan handuk atau tisu yang tidak menggunakan pengharum.</li>
<li>Ganti pakaian dalam setidaknya dua kali sehari.</li>
<li>Ketika sedang haid, gantilah pembalut 3 hingga 4 kali sehari. Gunakan pembalut yang lembut, tidak mengandung bahan yang membuat alergi seperti gel dan pengharum, dan berdaya serap tinggi.</li>
<li>Biasakan untuk selalu mencuci tangan sebelum menyentuh vagina.</li>
<li>Gunakan celana dalam yang bersih, yang terbuat dari katun. Hindari menggunakan celana dalam yang terbuat daru nylon dan polyster karena tidak bisa menyerap keringat.</li>
</ol>
<p><em>Cara mencegah keputihan dengan mencegah penyebab timbulnya jamur juga perlu dilakukan dengan beberapa tips dibawah ini:</em></p>
<ol>
<li>Gunakan celana dalam yang nyaman</li>
<li>Jangan menggunakan celana panjang atau pendek yang terlalu ketat.</li>
<li>Segera melepas pakaian renang yang basah apabila selesai renang</li>
<li>Segera mengganti pakaian setelah selesai berolahraga</li>
<li>Kurangi makanan yang mengandung gula, sebab gula dapat menimbulkan jamur.</li>
<li>Ketika didiagnosis infeksi jamur, sebaiknya hindari aktivitas seksual karena dapat meningkatkan pertumbuhan jamur.</li>
</ol>
<p><a href="http://www.intimatetissuemajakani.com/" target="_blank">Cara mencegah keputihan</a> juga sangat perlu dilakukan untuk menjauhi terjadinya keluhan infeksi vagina lain yang bisa menyebabkan masalah besar sepert <a href="http://penyakitkankerserviks.com/" target="_blank">penyakit kanker serviks</a> atau <a href="http://penyakitkankerrahim.com/" target="_blank">kanker rahim</a>. Merawat kebersihan vagina juga dapat dilakukan dengan beberapa cara dengan menjaga kebersihan di sekitar vagina. Setelah buang air kecil dan buang air besar, bilas dengan air bersih dari arah depan (vagina) kebelakang (anus). Hal ini untuk menghindari terbawanya kuman dari anus ke vagina yang dapat menyebabkan infeksi. Jada vagina agar tidak lembab. Setelah vagina dibilas dengan air bersih, keringkan sebelum Anda memakai celana dalam. Suasana lembab sangat disukai jamur.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.intimatetissuemajakani.com/cara-mencegah-keputihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.256 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2013-04-15 21:55:11 -->
